Sabtu, 25 Februari 2012

indikator un 18

SKL,RINGKASAN MATERI DAN PREDIKSI  SOAL UN IPA SMP 2012
SKL 18
UN IPA SMP/MTS 2012
Indikator yang ke-18 adalah  Mengidentifikasi atom, ion, unsur, atau molekul sederhana 
serta penggunaannya pada produk kimia dalam kehidupan sehari-hari.

ATOM, MOLEKUL, DAN ION


Setiap zat tersusun  atas partikel-partikel terkecil, bisa berupa atom, molekul, atau ion.
1. ATOM
Sekitar 450 tahun sebelum Masehi, Leucippus dan Democritus ( ahli filsafat Yunani ) merupakan orang yang pertama kali mengemukakan keberadaan partikel terkecil yang menyusun materi. Kedua orang tersebut menyatakan bahwa semua materi disusun oleh partikel-partikel yang sangat kecil sekali dan tak dapat dibagi-bagi lagi yang disebut atom. Atom berasal dari bahasa Yunani, yakni atomos (berarti tidak dan tomos berarti terbagi). Ukuran atom sangat kecil, jari-jarinya sebesar  10-8 cm. Adapun teori tentang atom yang sangat terkenal adalah Teori atom Dalton, yang berbunyi :
a. Setiap materi terdiri atas partikel terkecil yang disebut atom
b. Unsur terdiri atas atom yang sejenis
c.  Atom-atom suatu unsur adalah identik ( memiliki massa, ukuran, dan sifat yang sama ), tetapi berbeda dari atom unsur lain
d. Senyawa adalah materi yang terdiri atas dua jenis atom atau lebih dengan perbandingan tertentu
e. Reaksi kimia adalah merupakan penataan ulang atom-atom. Suatu atom tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan atau diubah menjadi atom unsur lain pada suatu reaksi.

Unsur terdiri dari unsur  monoatomik, unsur diatomik, dan unsur poliatomik
a.  Unsur Monoatomik
Sebagian besar unsur memiliki partikel-partikel yang berupa atom tunggal atau disebut juga unsur monoatomik. Contohnya : unsur-unsur logam, unsur-unsur gas mulia ( helium, neon, argon, kripton, xenon, radon, boron, karbon, dan silikon ).
b.  Unsur Diatomik
Unsur-unsur yang  membentuk molekul yang tersusun dari dua atom disebut unsur diatomik.
c. Unsur poliatomik
Unsur-unsur yang membetuk molekul  yang tersusun atas tiga buah atau lebih atom disebut unsur poliatomik. Misalnya : ozon (O3) yang tersusun atas tiga buah atom unsur oksigen. Contoh lain yaitu belerang yang  mampu membentuk molekul unsur yang tersusun atas 8 atom belerang (S8).

Unsur-unsur logam seperti natrium, kalsium, tembaga, emas, dan besi dalam keadaan bebasnya atau tidak bersenyawa dengan unsur lain, tersusun atas partikel terkecil materi yang termasuk ke dalam golongan atom. Jadi, sepotong logam besi disusun oleh atom-atom besi yang memiliki struktur atau pola tertentu. Selain unsur logam, ada juga unsur-unsur bukan logam yang dalam keadaan bebasnya (dalam keadaan tidak bersenyawa dengan unsur lain) tersusun atas atom-atom. Misalnya, unsur-unsur dari golongan gas mulia helium (He), neon (Ne), argon (Ar), kripton (Kr), xenon (Xe), dan radon (Rn).
           
2. MOLEKUL
Semua zat tersebut tersusun atas partikel-partikel terkecil materi yang disebut molekul. Dua atau lebih atom dapat bergabung membentuk molekul. Jadi, molekul adalah gabungan dua atau lebih atom yang sama atau berbeda. Molekul juga diartikan sebagai bagian terkecil dari suatu senyawa yang bersifat netral. Molekul dibagi menjadi 2 jenis, yaitu molekul unsur dan molekul senyawa.
A. Molekul unsur
Molekul unsur merupakan gabungan dari dua atau lebih atom-atom unsur yang sejenis. Misalnya : hidrogen ( H2 ), nitrogen ( N2 ), oksigen ( O2 ), klorin ( Cl2 ), bromin ( Br), iodin ( I2 ), fosfor ( P4 ), dan belerang ( S8 ).
Molekul unsur digambarkan dengan simbol yang sama. Misalnya : O2


B. Molekul senyawa : merupakan gabungan dari atom-atom unsur yang tidak sejenis.
Contoh molekul senyawa antara lain :
    1. Air H2O.
Molekul ini tersusun atas dua atom unsur hidrogen dan satu atom unsur oksigen (rumus H2O). Karena molekul air tersusun dari atom-atom unsur yang berbeda maka molekul air termasuk molekul senyawa. Molekul air dapat dihasilkan dari reaksi antara molekul unsur hidrogen dan molekul unsur oksigen. Jumlah atom pada suatu reaksi akan tetap sehingga fenomena adanya Hukum Kekekalan Massa (jumlah massa zat-zat yang bereaksi sama dengan jumlah massa zat-zat hasil reaksi) dapat dipahami.
                          
2. Gula putih (C12H22O11) yaitu zat yang biasa menjadi campuran untuk membuat kopi. 
3. Gas karbon monoksida (CO).  Karbon monoksida adalah gas yang dapat meracuni darah kita sehingga menimbulkan kematian.
4. Etanol (C2H5OH). Etanol yaitu zat yang bisa dipakai untuk berbagai keperluan, seperti sterilisasi, campuran minuman keras, dan bahan bakar.
5. Contoh lain senyawa molekul yaitu : karbon dioksida ( CO2 ), alkohol ( C5H2OH ), dan asam cuka ( CH3COOH ). 
Molekul senyawa digambarkan dengan simbol yang berbeda untuk masing-masing atom, misalnya : CH3

                                         


3.   ION
Ø Ion adalah atom atau gugus atom yang bermuatan listrik.
Ø  Ion-ion yang bermuatan positif (kation) berikatan dengan ion bermuatan negatif (anion) melalui ikatan ion dan membentuk senyawa ion.
Ø Senyawa yang terdiri atas ion-ion disebut senyawa ion. Contoh senyawa ion adalah :
a).  Garam dapur atau Natrium Chlorida ( NaCl ) terdiri atas ion natrium positif ( Na) dan ion khlorida negatif ( Cl- )
b).  Tawas atau alumunium sulfat ( Al2(SO4)3 terdiri atas ion alumunium positif ( Al3+) dan ion sulfat negatif ( SO42- )
Ø Muatan elektron merupakan jumlah muatan terkecil yang disebut sebagai muatan dasar (e). Muatan ion adalah satu kali atau beberapa kali muatan dasar tersebut. Karena itu, muatan ion hanya dituliskan dengan angka satu atau kelipatan dari muatan tersebut.
Ø Logam-logam membentuk ion-ion bermuatan positif (kation).
Ø  Ion-ion unsur bukan logam sebagian besar membentuk ion bermuatan negatif (anion).
Ø Atom-atom dalam keadaan netral mengandung muatan positif dan negatif yang sama jumlahnya.
Ø Atom-atom dapat  berubah menjadi ion saat menerima atau melepaskan elektron.
Ø Ion-ion logam alkali (IA) selalu membentuk ion-ion bermuatan positif satu, misalnya ion litium (Li+), ion natrium (Na+), dan ion kalium (K+).
Ø Ion-ion logam alkali tanah (IIA) memiliki muatan positif dua, misalnya ion kalsium (Ca2+) dan magnesium (Mg2+).
Ø Ion-ion dari unsur golongan halogen (VIIA) selalu bermuatan negatif satu, yaitu ion fluorida (F), ion klorida (Cl), ion bromida (Br), dan ion iodida (I).
Ø  Ion-ion dari golongan VIA, seperti oksigen membentuk ion bermuatan negatif dua, oksida (O2–) atau belerang yang juga membentuk ion bermuatan negatif dua, sulfida (S2–).
Ø Dari unsur golongan VA, terdapat unsur nitrogen yang mampu membentuk ion bermuatan negatif tiga, nitrida (N3–).
Ø Unsur-unsur golongan gas mulia ( VIIIA ) tidak membentuk ion.
Ø Ada juga ion yang berasal dari gabungan dua atau lebih atom unsur yang berbeda (poliatom). Misalnya :
a. ion sulfat bermuatan negatif dua (SO4 2–),
b. ion nitrat bermuatan negatif satu (NO3),
c. ion asetat bermuatan negatif satu (CH3COO),
d. ion amonium yang bermuatan positif satu (NH4+),
e. dan ion hidroksil yang bermuatan negatif satu (OH).
Ø Zat-zat yang tersusun atas ion memiliki muatan listrik netral karena jumlah muatan positif dan negatifnya sama. Contoh:
a. natrium klorida (NaCl) tersusun atas ion natrium yang bermuatan positif satu dan ion klor yang bermuatan negatif satu dalam perbandingan 1 : 1
b. magnesium klorida (MgCl2) tersusun atas ion magnesium yang bermuatan positif dua dan dua ion klor yang bermuatan negatif satu dalam perbandingan jumlah ion magnesium dan jumlah ion klor = 1 : 2.  Dengan demikian, jumlah muatan positif yang berasal dari ion magnesium sama dengan jumlah muatan negatif yang berasal dari ion-ion klor.
c. Dalam aluminium klorida (AlCl3), satu ion aluminium yang bermuatan positif tiga dinetralkan oleh tiga ion klor yang bermuatan negatif satu.

Kisi Kristal 
Ion bisa berasal dari satu atau lebih jenis unsur. Senyawa yang tersusun atas ion-ion tidak membentuk molekul melainkan kisi kristal. Dalam suatu kisi kristal, ion-ion yang saling berlawanan tersusun dengan susunan antar ion tertentu. Misalnya,  senyawa garam dapur. Antara ion-ion positif dan negatif yang menyusun suatu garam saling tarik-menarik satu dengan lainnya membentuk kisi kristal. Berikut ini digambarkan salah satu model kisi kristal dari senyawa garam dapur atau natrium klorida (NaCl).


ATOM, MOLEKUL, DAN ION 
DALAM PENGGUNAANNYA PADA PRODUK KIMIA DALAM 
KEHIDUPAN SEHARI-HARI.

A. Bahan Kimia dalam produk rumah tangga
1. Pasta gigi
Pasta gigi mengandung bahan-bahan berupa kalium hidroksida ( KOH ), natrium karbonat, gliserin, minyak kelapa, talk, mentol, gula pasir, kalium gliserofosfat (CaGP), dan natrium fluorofosfat ( NaFPO4 ).
2. Detergen
Detergen mengandung natrium alkil benzena sulfonat (Na-ABS ) atau natrium linear alkil sulfonat ( Na-LAS )
3. Sampo ( Pembersih rambut )
Sampo dibuat dari bahan-bahan seperti natrium dozesil sulfat atau natrium lauril sulfat.
4. Pembersih Lantai
Pembersih lantai kamar mandi menggunakan bahan berupa asam klorida ( HCl ), karena HCl mampu melarutkan beberapa campuran bahan pembersih lainnya yang tidak dapat larut dalam air tetapi dapat larut dalam HCl, sehingga mampu membersihkan kotoran  pada lantai dengan lebih baik.
5. Pemutih Makanan
Bahan pemutih makanan digunakan agar makanan tampak lebih menarik. Bahan yang digunakan sebagai pemutih makanan antara lain : kalium bromat ( KbrO4), kalium iodat (KIO4), benzoil peroksida, natrium bisulfat, dan asam askorbat. Bahan ini bekerja dengan cara mengoksidasi pigmen karotinoid ( xantofil ) menjadi bahan yang tidak berwarna.
6. Pewangi Pakaian
Bahan yang digunakan untuk membuat pewangi pakaian antara lain : amonium klorida kuartener, dimetil tallow amonium sulfat atau coconut oildietanolamin.
7. Pembasmi Serangga
Bahan yang digunakan untuk membuat pembasmi serangga adalah DDT ( dikloro difenil trikloroetana )  yang mengandung tidak kurang dari 50% p.p dikloro 2.2 difenil 1.1.1 trikloroetana hablur kuning. Jenis insektisida lain adalah DDX, DDD, dan DCPA.

B. Bahan Kimia dalam produk Obat-obatan
1. Obat Flu
Obat flu mengandung acetaminophen atau paracetamol ( N-acetyl-para-amino-phenol atau para-acetyl-amino-phenol )
2. Obat batuk mengandung senyawa dextromethropan hydrobromide.

C. Bahan kimia dalam produk cat
Bahan kimia yang digunakan untuk cat berupa asam akrilat.

D. Bahan Kimia produk Pupuk
Dalam pupuk   terdapat  unsur  kimia antara lain :  nitrogen ( N ), fosfor ( P ), dan kalium ( K ). Pupuk yang biasanya dibuat oleh industri pupuk antara lain : NPK, urea ( CO(NH2)2, ZA (zwavelzuur ammonium) atau amonium sulfat ( (NH4)2SO4 ),superfosfat (Ca(H2PO4)2 ), dan kalium ( K2SO4 atau KCl ).

E. Pewarna Makanan
Warna dapat memberikan daya tarik pada makanan. Pewarna tambahan yang berasal dari alam seperti kunyit, daun pandan, angkak, daun suji, coklat, wortel, dan karamel. Zat warna sintetik ditemukan oleh William Henry Perkins tahun 1856, zat pewarna ini lebih stabil dan tersedia dari berbagai warna. Zat warna sintetis mulai digunakan sejak tahun 1956 dan saat ini ada kurang lebih 90% zat warna buatan digunakan untuk industri makanan.  Salah  satu contohnya adalah tartrazin, yaitu pewarna makanan buatan yang mempunyai banyak macam pilihan warna, diantaranya Tartrazin CI 19140.  Selain tartrazin ada pula pewarna buatan, seperti sunsetyellow FCF (jingga), karmoisin (Merah), brilliant blue FCF (biru).

F. Bahan kimia dalam produk perekat
    Bahan kimia untuk produk perekat berupa cyanoacrylate
Sumber :
1. BSE Belajar IPA kelas 8, Saeful Karim,dkk,  Pusat Perbukuan, 2008
2. Ringkasan dan Bank Soal untuk SMP, Nunung Nurhayati, S.Pd, CV Yrama Widya, 2007

PREDIKSI SOAL UN IPA SMP/MTS 2012











MJBM,B









































0 komentar:

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More